MENU TUTUP

Antisipasi Calo Tiket Kereta Jelang Mudik 2018, ini Langkah PT KAI 

Senin, 12 Maret 2018 | 14:10:24 WIB | Di Baca : 1462 Kali
Antisipasi Calo Tiket Kereta Jelang Mudik 2018, ini Langkah PT KAI 

SeRiau - PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) hingga kini terus melakukan berbagai upaya untuk meminimalisir keberadaan calo tiket kereta di stasiun saat musim lebaran 2018 tiba. Salah satunya dengan memperkuat sistem pembelian tiket.

Direktur Operasional PT KAI, Slamte Suseno Priyanto mengatakan, saat ini pihaknya telah mempermudah para calon penumpang untuk dapat membeli tiket kereta. Hal tersebut dapat mengurangi peluang calo beraksi di setiap stasiun.

"Saat ini calon penumpang bisa membeli tiket melalui vending machine E-Kios di stasiun. Nanti, kapasitas bandwidht nya akan diperbesar dari 150 MB menjadi 400 MB untuk kelancaran akses pemesanan tiket," ujar Suseno di Gedung Jakarta Railway Center (JRC), Jakarta, Senin (12/3/2018).

Suseno mengatakan, pihaknya juga akan memperkuat sistem keamanan yang ada dengan meng-upgrade sistem firewall untuk meminimalisit risiko adanya gangguan sistrm IT serta mengoptimalkan server penjualan tiket kereta.

Selain itu, para calon penumpang juga dapat melakukan pemesanan tiket 24 jam melalui aplikasi KAI Access, website www.kai.id, contact center di 121, gerai, minimarket, dan jaringan PPOB yang dikelola oleh mitra KAI.

"Jadi pesan tiket lebih memudahkan sebagai bentuk antisipasi calo. Kemarin id public untuk akses ke dalam stasiun pun sudah ditutup, hanya boleh pakai id internal saja," tuturnya.

Tak hanya itu, pihaknya pun telah mendata jumlah agen penjual tiket kereta api yang telah berbadan usaha. Suseno menegaskan, untuk agen penjual tiket kereta tanpa badan usaha tidak beroperasi lagi.

"Terus agen kecil tanpa badan usaha dulu ada bisa, sekarang sudah tidak ada. Agen kami itu ada 28 sekarang yang sudah berbadan hukum," kata Suseno.

Meski demikian, Suseno mengaku meskipun pihaknya telah memperkuat sistem dan melakukan serangkaian upaya antisipasi, keberadaan calo tiket tidak dapat serta merta hilang begitu saja.

"Namun saya yakin pasti ada saja orang yang mau beli tiket misal di stasiun minta dibelikan, jual jasa beli tiket karena punya aplikasi mobile, jadinya ke calo. Tapi intinya kami sudah antisipasi semuanya," tandasnya.
sumber Okezone


Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

M. Maliki Apresiasi Kepemimpinan Gibran: Pemimpin Muda yang Mau Turun Langsung ke Lapangan

2

Tokoh Pemuda Rohil: Kunjungan Wapres Harus Membawa Perubahan dan Perhatian Lebih Besar untuk Daerah

3

126 Murid SMKN 1 Tambang Prakrin di Perusahaan, Kepsek: Siap Bersaing di Dunia Kerja

4

O2SN Tingkat Provinsi Riau, Dika Murid SMAN 1 Kateman Siap Berikan yang Terbaik.

5

FIKOM UMRI Gelar International Guest Lecturer, 200 Mahasiswa Dalami Strategi Komunikasi Krisis di Era Digital